Angin... mengapa engkau tidak menegurku.......
Wahai langkah-langkah kaki yang sangat ku benci..
Mengapa kau tidak berhenti......
Buatlah aku disana...
Mengapa kau biarkan aku melanjutkan langkahku menuju sebuah kebinasaan....
Aku tergoyah dan tetap tak kembali.....
YA RABB.................
Ada apa di balik semua ini.....????
Hanya air mata yang setia menjawab pertanyaan hamba......
Hamba sujud pada MU di atas kegelisahan hamba....
Hamba bersimpuh di antara kebimbangan hamba...
YA RABB......
KAU beri hamba hadiah untuk hamba muliakan......
KAU ambil tetap hamba muliakan......
Hamba hanya bisa menyimpan harapan untuk dia....
Hamba tersungkur melihat kekuasaan-MU...
YA RABB....
Ku panggil dia terdiam YA RABB.......
Ku sentuh dia terdiam YA RABB.....
Ku dekap dia tidak membalas........
Hamba sujud pada-MU........
Seratus matanya tak tampak seksama....
Namun dia tidak mengambil tasbih itu....
Dia hanya tersenyum diam dan dingin....
YA RABB....
Kurangkai kata untuk mengaguminya......
Namun tak pernah kutemukan...... karena dia kekasih MU..
Ku ukir jiwa dengan pahatan kasih sayang untuknya..... tetap tak nyata...
Karena KAU MAHA SAYANG
Karena KAU MAHA SAYANG
Rangkaian biji tasbih yang menjadi isyarat penjeputan-MU....
Aku lingkari dia dengan kasih.... namun KAU MAHA KASIH...
Aku sayangi dia dengan cinta... namun KAU MAHA CINTA...
Siapa aku.....????
Aku hanya pemegang tasbih untuk Isa kami...
Tasbih yang tak pernah dihitung oleh Isa kami..
Biarkan tasbih ini membisu......
Biarkan tasbih ini merindu....
Seperti hamba yang selalu merindukan Isa kami....
Izinkan kami mengingat Isa kami...
Izinkan kami menangis untuk Isa kami....
Biarkan air mata kami menjadi simbol keikhlasan kami.....
Sayangi dia YA RABB...
Pertemukan kami seperti kami pernah mengasuh Isa kami....
Kami sayang padamu...
Kami rindu padamu.....
Rindukanlah kami seperti kami tak akan pernah melupakanmu......
Nantikanlah kami bersamamu kembali....
Hanya selimut doa dan rindu yang dapat baba umi berikan untuk Isa....
Hanya air mata kasih sayang untuk Isa rasakan.........
Jangan ENGKAU habiskan air mata kami....
Agar kami tetap merindunya....
Biarkan tasbih ini hamba simpan.....
Semoga ada Isa yang lain yang ingin menghitungnya......
Tidurlah dan bermainlah bersama malaikat-malaikat yang menyayangi....

Maaf.. Isa meninggal umur berapa dan sebab nya apa ? Maaf bila tidak berkenan
BalasHapus